SHELL SCRIPT PADA LINUX
Nama : NANANG ANJUARDI NAIBAHO
NIM : 2014-31-102
Kelas : B
Dosen : YESST FITRIANI, ST,M.Kom
Materi : Perangkat Lunak Jaringan 1
Dosen : YESST FITRIANI, ST,M.Kom
Materi : Perangkat Lunak Jaringan 1
Pada
kesempatan kali ini saya akan share hasil dari praktikum yang kami lakukan
selama di jam pelajaran di laksanakan.
Pembahasan
hari ini adalah mengenai "Shell
Script".
Pengertian Shell
Shell adalah program (penterjemah perintah) yang
menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem
operasi). Umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat
dimana user mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah
internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam
(eksternal command), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan
perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
Macam - macam Shell
Tidak
seperti sistem operasi lain yang hanya menyediakan satu atau 2 shell, sistem
operasi dari keluarga unix misalnya linux sampai saat ini dilengkapi oleh
banyak shell dengan kumpulan perintah yang sangat banyak, sehingga memungkinkan
pemakai memilih shell mana yang paling baik untuk membantu menyelesaikan
pekerjaannya, atau dapat pula berpindah-pindah dari shell yang satu ke shell
yang lain dengan mudah.
Beberapa
shell yang ada di linux antara lain:
·
Bourne
shell(sh),
·
C
shell(csh),
·
Korn
shell(ksh),
·
Bourne
again shell(bash),
·
dsb.
Masing
- masing shell mempunyai kelebihan dan kekurangan yang mungkin lebih didasarkan
pada kebutuhan pemakai yang makin hari makin meningkat, untuk dokumentasi ini
shell yang digunakan adalah bash shell dari GNU, yang merupakan pengembangan
dari Bourne shell dan mengambil beberapa feature (keistimewaan) dari C shell
serta Korn shell, Bash shell merupakan shell yang cukup banyak digunakan
pemakai linux karena kemudahan serta banyaknya fasilitas perintah yang
disediakan.
Pemprograman Shell yaitu menyusun atau mengelompokkan
beberapa perintah shell (internal atupun eksternal command) menjadi kumpulan
perintah yang melakukan tugas tertentu sesuai tujuan penyusunnya. Kelebihan
shell di linux dibanding sistem operasi lain adalah bahwa shell di linux
memungkinkan kita untuk menyusun serangkaian perintah seperti halnya bahasa
pemrograman (interpreter language), melakukan proses I/O, menyeleksi kondisi,
looping, membuat fungsi, dsb. adalah proses - proses yang umumnya dilakukan oleh
suatu bahasa pemrograman, jadi dengan shell di linux kita dapat membuat program
seperti halnya bahasa pemrograman, untuk pemrograman shell pemakai unix atau
linux menyebutnya sebagai script shell.
Kebutuhan Dasar
Sebelum
mempelajari pemrograman Bash shell di linux sebaiknya anda telah mengetahui dan
menggunakan perintah - perintah dasar shell baik itu internal command yang
telah disediakan shell maupun eksternal command atau utility, seperti
·
cd,
pwd, times, alias, umask, exit, logout, fg, bg, ls, mkdir, rmdir, mv, cp, rm,
clear, ...
·
utilitas
seperti cat,
cut, paste, chmod, lpr,...
·
redirection
(cara mengirim output ke file atau menerima input dari file), menggunakan
operator redirect >,
>>, <, <<, contohnya:
ls
> data
hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.
hasil ls dikirim ke file data, jika file belum ada akan dibuat tetapi jika sudah ada isinya akan ditimpa.
ls
>> data
hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.
hampir sama, bedanya jika file sudah ada maka isinya akan ditambah di akhir file.
cat
< data
file data dijadikan input oleh perintah cat
file data dijadikan input oleh perintah cat
·
pipa
(output suatu perintah menjadi input perintah lain), operatornya : | ,
contoh:
ls
-l | sort -s
ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)
ouput perintah ls -l (long) menjadi input perintah sort -s (urutkan secara descending), mending pake ls -l -r saja :-)
ls
-l | sort -s | more
cat
<data | sort > databaru
·
Wildcard
dengan karakter *,
?, [ ],
contohnya:
ls
i*
tampilkan semua file yang dimulai dengan i
tampilkan semua file yang dimulai dengan i
ls
i?i
tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i
tampilkan file yang dimulai dengan i, kemudian sembarang karakter tunggal, dan diakhiri dengan i
ls
[ab]*
tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b.
tampilkan file yang dimulai dengan salah satu karakter a atau b.
Berikut
adalah bahan praktikum yang kami telah kerjakan :
Langkah pertama :
kita masuk dulu ke dalam direktori PLJB dengan perintah cd PLJB . Kemudian didalam direktori PLJB tersebut kita buat lagi direktori script dengan printah mkdir script . Direktori script ini akan menjadi tempat penampungan data yang akan kita masukkan.
Lalu input data yaitu : i=saya, j=cantik . Seperti yang terlian pada gambar di bawah ini. Sedangkan perintah echo berfungsi untuk menampilkan bagian kata yag ingin kita lihat.
kita masuk dulu ke dalam direktori PLJB dengan perintah cd PLJB . Kemudian didalam direktori PLJB tersebut kita buat lagi direktori script dengan printah mkdir script . Direktori script ini akan menjadi tempat penampungan data yang akan kita masukkan.
Lalu input data yaitu : i=saya, j=cantik . Seperti yang terlian pada gambar di bawah ini. Sedangkan perintah echo berfungsi untuk menampilkan bagian kata yag ingin kita lihat.
Langkah kedua :
buat
direktori baru dengan nama kalimat.sh , dengan perintah vi
kalimat.sh. Kemudian input data dengan isian seperti gambar dibawah
ini. Dan untuk menampilkan kembali data yang telah kita masukkan ketik perintah
cat kalimat.sh. maka data akan muncul i lembar kerja kita, seperti
gambar dibawah ini :
Langkah ketiga :
langkah
selanjutnya ada kita kan memasukkan data namun dengan memberihkan layar terebih
dahulu. yatu seperti yang telihat dalam gambar di bawah ini. kita dapat menghapus
layar dengan perintah clear , perintah clear kita letakkan pada posisi
paling atas semua data data terhapus tebih dahulu kemudian digantikan dengan
data yang baru saja kita buat.
Sedangkan
perintah head -4 kalimat.sh | tail -2 yang terlihat pada gambar, artinya
adalah kita kan menampilkan data yang telah kita input pada langkah diatas
namun hanya pada bagian bari ke-3 dan ke-4.
Namun
terjadi kesahan pada saat saya ingin menampilkan data tersebut. itu di
karenakan variabel x (excuatable) dalam
program saya kurang tepat (kurang). untuk itu perlu dilakukan penambahan excuatable pada progra. yaitu dengan
perintah seperti pada gambar dibawah ini :
Perhatikan
bagian perintah yang saya block. Dengan perintah chmod a+x program.sh maka
itu kan berfungsi untuk menambahkan variabel excuatable excuatable dalam program kita.
Atau
jika perintah tersebut tidak berhasil, maka kita boleh beralih dengan perintah
lain yang fungsinya sama. Dapat kita lihat pada gambar di bawah ini yang
merupakan perintah lain dari penambahan varibel excuatable :
Maka
akan muncul output nya yaitu baris ke-3 dan ke-4 pada dari data yang telah kita
input di langkah awal.
Langkah keempat :
selanjutnya
adalah mari kita buat direktori baru dengan nama arg. yaitu dengan
perintah vi arg.
kemudian
lakukan peninputan data seperti pada gambar dibawah ini :
perintah
- $0 : berfungsi untuk menampilkan nama program
- $# : berfungsi untuk menampilkan jumlah karakter data yang di input
- $1 : berfungsi untuk menampilkan data pada karakter pertama
- $2 : berfungsi untuk menampilkan data pada karakter kedua
- $3 : berfungsi untuk menampilkan data pada karakter ketiga
- $* : berfungsi untuk menampilkan keseluruhan dari data yang terlah di input
perintah
sh arg berfungsi untuk menampilkan data serta bagian-bagian yang talah
kita input tadi. berikut tampilan outputnya :
Langkah kelima :
selanjutnya
kita akan membahas tentang opersi aritmatika dalam LINUX. Operasi aritmatika
pada LINUX dapat kita tunjukan dengan perintah expr . Seperti pada tampilan di bawah ini :
kita
juga dapat melakukan/menggunakan operasi aritmatika dengan opersi yang lenih
dari satu . yaitu dengan menginput data nilai yang kita inginkan dengan
menggunkan variabel penampung nilai, seperti pada gambar dibawah ini :
Langkah keENAM :
pada
langkah ini, kita akan belajar membuat program kalkulator. program ini akan
kita lakukan dengan input data pada sh kalkulator terlebih dahulu.
seperti gambar dibawah ini :
kita
perlu memasukkan program operasi aritmatika yang dibutuhkan agar program
kalkulator dapat dijalan kan. operasi tersebut bisa saja berubah sesuai dengan
kebutuhan anda, namun pada kesempatan ini kita memperlajari dasar nya terlebih
dahulu.
maka
output yang akan keluatr adalah sebagai berikut :
Demikianlah
sekilas dari praktikum yang kami lakukan.
Semoga
bermanfaat.........











gan, kalo buat game pakai shell bisa gak ?
BalasHapussttpln detected
BalasHapus